
Liputan6.com, Jakarta – Toyota semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik di Eropa dengan menghadirkan model terbaru, C-HR+. Mobil ini hadir sebagai SUV listrik bergaya coupe yang memperluas jajaran kendaraan berbasis baterai milik pabrikan asal Jepang tersebut.
Mengacu pada laporan ArenaEV, Toyota C-HR+ dibangun di atas platform e-TNGA, arsitektur khusus yang memang dirancang untuk mobil listrik Toyota.
Model ini tersedia dalam tiga varian, yakni Mid, Mid+, dan High. Selain itu, tersedia dua pilihan baterai, yaitu 57,7 kWh dan 77 kWh, yang memungkinkan konsumen memilih sesuai kebutuhan performa maupun jarak tempuh.
Untuk varian dengan baterai terbesar 77 kWh dan penggerak roda depan, C-HR+ mampu melaju hingga 607 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar WLTP. Angka ini menjadikannya sebagai salah satu mobil listrik Toyota dengan jangkauan terpanjang saat ini.
Bagi yang menginginkan performa lebih tinggi, tersedia opsi all-wheel drive (AWD) yang mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 5,2 detik. Varian ini juga menawarkan tenaga besar, menjadikannya salah satu model paling bertenaga di lini Toyota untuk pasar Eropa.
Dalam hal pengisian daya, seluruh varian sudah mendukung fast charging DC hingga 150 kW. Dengan teknologi tersebut, pengisian dari 10 hingga 80 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 28 menit. Sementara untuk penggunaan harian di rumah atau kantor, varian tertinggi dibekali onboard charger 22 kW.
Dari segi desain, C-HR+ tampil lebih modern dibanding versi hybrid sebelumnya. Bagian depan mengusung konsep “hammerhead” dengan lampu LED ramping serta grille tertutup, menciptakan tampilan futuristik. Dimensinya yang lebih panjang juga memberikan ruang kabin lebih lega, terutama untuk penumpang belakang.
Toyota bZ7 Resmi Dibuka Pemesanannya di China
Tak hanya di Eropa, Toyota juga memperluas pasar kendaraan listriknya di China melalui kerja sama GAC-Toyota dengan membuka pemesanan sedan listrik terbaru, bZ7.
Menurut laporan Carnewschina, mobil ini dibanderol mulai 179.800 hingga 239.800 yuan, atau sekitar Rp 420 juta hingga Rp 560 jutaan.
Toyota bZ7 hadir dalam lima varian: 600 Pro, 600 Pro LiDAR, 700 Max, 700 Max LiDAR, dan 710 Ultra LiDAR. Mobil ini dilengkapi teknologi canggih seperti sistem penggerak listrik Huawei DriveONE dari Huawei, serta sistem operasi HarmonyOS Cockpit 5.0 yang terintegrasi dengan ekosistem pintar milik Xiaomi.
Dari sisi tampilan, bZ7 tetap mengusung bahasa desain khas mobil listrik Toyota. Bagian depan dilengkapi lampu DRL LED memanjang dengan konsep “hammerhead shark”, dipadukan grille tertutup dan saluran udara di bumper.
Siluet sampingnya mengadopsi gaya coupe dengan garis atap yang landai, sementara bagian belakang dihiasi lampu memanjang serta spoiler terintegrasi.
Secara dimensi, bZ7 tergolong besar di kelasnya, dengan panjang 5.130 mm, lebar 1.965 mm, tinggi 1.506 mm, serta wheelbase mencapai 3.020 mm.
Masuk ke interior, sedan listrik ini menawarkan kabin modern dengan layar sentral 15,6 inci dan panel instrumen digital. Sistem HarmonyOS Cockpit 5.0 juga menghadirkan berbagai fitur pintar, termasuk kemampuan memori jangka panjang serta layanan berbasis AI melalui arsitektur MoLA.
SUMBER. LIPUTAN6.COM











